HUBUNGAN ANTARA BIOLOGI DENGAN ILMU-ILMU LAIN
1. Hubungan antara Biologi dengan Matematika
Matematika sangat membantu dalam penelitian-penelitian biologi. matematika diperlukan sebagai alat untuk menafsirkan hasil penelitian . misalnya, pada pesilagan monohibrid ( persilangan dengan sifat berbeda ) antara kacang ercis berbunga merah dengan rcis berbunga putih, maka dengan bantuan matematika akhirnya mendel memperoleh kesimpulan bahwa pada keturunan kedua diperoleh hasil perbandingan fenotip adalah kacang ercis berbunga merah dengan kacang ercis berbunga putih = 3:1.
2. Hubungan antara Biologi dengan Fisika
Ada beberapa contoh hubungan antara Biologi dengan Fisika antara lain :
A. Proses penyerapan air dan zat hara yang terlarut didalamnya yang dilakukan oleh akar tumbuhan-tumbuhan berlangsung berdasarkan prinsip fisika yaitu prinsip difusi dan osmosis. Difusi merupakan proses penyebaran partike-partikel dari larutan yang berkonsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah tanpa adanya membran dan selaput pemisah.
B. Penggunaan kacamata untuk membantu bagi manusia yang mengalami cacat mata antara lain :
1. Myop ( mata dekat ) merupakan cacat mata yang dapat disebabkan oleh lensa mata terlalu cembung atau bola mata terlalu panjang. sehingga benda-benda yang dekat akan terlihat dengan jelas, sedangkan benda-benda jauh akan terlihat kabur.
2. Hypermetrop ( mata jauh ) merupakan cacat mata yang dapat disebabkan oleh lensa mata terlalu pipih atau bola mata terlalu pendek. sehingga benda-benda dekat akan terlihatkabur, sedangkan benda-benda jauh akan terlihat jelas.
3. Presbiop, merupakan cacat mata dimana lensa mata kehilangan elastisitasnya, karena bertambahnya usia seseorang singga lensa mata kurang dapat berakomendasi lagi.
3. Hubungan antara Biologi dengan Kimia
Antara biologi dengan kimia terdapat hubungan yang sangat erat hal ini terbukti bahawa dalam tubuh kita terkandung berbagai unsur-unsur kimia . antara lain :
• Oksigen (65%) dan Hidrogen (10%). Kedua unsur ini terdapat dalam air. Hampir 60% tubuh manusia terisi oleh air, tidak salah jika oksigen mempunyai persentase terbesar dibandingkan dengan unsur yang lainnya.
• Karbon (18%) merupakan unsur terbanyak kedua setelah oksigen. Unsur ini merupakan unsur yang paling stabil.
• Nitrogen (3%) ditemukan dalam molekul organik, termasuk asam amino yang membentuk protein, dan asam nukleat yang membentuk DNA.
• Kalsium (1,5%) adalah mineral yang paling umum di tubuh manusia, hampir semuanya ditemukan dalam tulang dan gigi. Tubuh akan menarik kalsium dari tulang (masalah yang menyebabkan seperti osteoporosis) jika tidak cukup unsur dalam tubuh seseorang.
• Fosfor (1%) dapat ditemukan pada bagian tulang, tetapi juga terdapat dalam molekul ATP, yang menyediakan energi dalam sel untuk menjalankan reaksi kimia.
• Kalium (0,25%) adalah elektrolit penting (yang berarti membawa muatan dalam larutan). Kalium membantu mengatur detak jantung dan sangat penting bagi sinyal listrik di saraf.
• Sulfur (0,25%) dapat ditemukan dalam dua asam amino yang penting untuk memberikan protein.
• Natrium (0,15%) adalah elektrolit yang sangat vital bagi sinyal listrik di saraf. Natrium juga mengatur jumlah air dalam tubuh.
• Klor (0,15%) biasanya ditemukan di dalam tubuh sebagai ion negatif, yang disebut klorida. Elektrolit ini penting untuk menjaga keseimbangan cairan.
• Magnesium (0,05%) merupakan unsur yang mempunyai peran penting dalam struktur kerangka dan otot.
• Besi (0,006%) merupakan unsur kunci dalam metabolisme (hampir semua makhluk hidup mengandung besi). Hal ini juga ditemukan dalam hemoglobin, yang merupakan pembawa oksigen dalam sel darah merah.
• Fluor (0,0037%) dapat ditemukan pada bagian gigi dan tulang.
• Seng (0,0032%) adalah unsur penting bagi semua bentuk kehidupan. Beberapa protein mengandung struktur yang disebut “jari seng” membantu untuk mengatur gen. Di negara berkembang, kekurangan seng telah dikenal sebagai penyebab dwarfisme.
• Tembaga (0,0001%) merupakan unsur penting sebagai donor elektron dalam reaksi biologis. Tanpa cukup tembaga, besi tidak akan berfungsi dengan baik dalam tubuh.
• Yodium (0.000016%) diperlukan untuk membuat hormon tiroid, yang mengatur tingkat metabolisme dan fungsi seluler lainnya. Kekurangan yodium dapat menyebabkan gondok dan kerusakan otak.
• Selenium (0.000019%) sangat penting untuk enzim tertentu, termasuk beberapa anti-oksidan.
• Kromium (0.0000024%) membantu mengatur kadar gula dengan berinteraksi dengan insulin.
• Mangan (0.000017%) sangat penting untuk enzim tertentu, khususnya mereka yang melindungi mitokondria, tempat di mana energi yang dapat digunakan dihasilkan di dalam sel dari oksidan berbahaya.
• Molibdenum (0.000013%) sangat penting untuk hampir semua bentuk kehidupan. Pada manusia, molibdenum berguna untuk mengubah belerang menjadi bentuk yang bermanfaat. Pada bakteri pengikat nitrogen, berguna untuk mengubah nitrogen menjadi bentuk yang bermanfaat.
• Cobalt (0.0000021%) terkandung dalam vitamin B12, berguna dalam pembentukan protein dan regulasi DNA.
4. Hubungan Biologi dengan Ekonomi
Hubungan antara biologi dengan ekonomi dapat terlihat jelas dibidang pertanian. untuk meningkatkan hasil pertanian kita telah mengenal dua kebijakan yang dijalankan pemerintah yaitu inteksifikasi pertanian dan ekstensifikasi pertanian. Inteksifikasi merupakan usaha untuk meningkatkan produksi pertanian dengan jalan mengoptimalkan penggunaan lahan pertanian yang ada, misalnya dengan pupuk, bibit unggul, irigasi yang teratur..
sekian dulu teman-teman ,, semoga bermanfaat bagi kita semuaa nya.... ???? SALAM BIOLOGI
2. Hypermetrop ( mata jauh ) merupakan cacat mata yang dapat disebabkan oleh lensa mata terlalu pipih atau bola mata terlalu pendek. sehingga benda-benda dekat akan terlihatkabur, sedangkan benda-benda jauh akan terlihat jelas.
3. Presbiop, merupakan cacat mata dimana lensa mata kehilangan elastisitasnya, karena bertambahnya usia seseorang singga lensa mata kurang dapat berakomendasi lagi.
3. Hubungan antara Biologi dengan Kimia
Antara biologi dengan kimia terdapat hubungan yang sangat erat hal ini terbukti bahawa dalam tubuh kita terkandung berbagai unsur-unsur kimia . antara lain :
• Oksigen (65%) dan Hidrogen (10%). Kedua unsur ini terdapat dalam air. Hampir 60% tubuh manusia terisi oleh air, tidak salah jika oksigen mempunyai persentase terbesar dibandingkan dengan unsur yang lainnya.
• Karbon (18%) merupakan unsur terbanyak kedua setelah oksigen. Unsur ini merupakan unsur yang paling stabil.
• Nitrogen (3%) ditemukan dalam molekul organik, termasuk asam amino yang membentuk protein, dan asam nukleat yang membentuk DNA.
• Kalsium (1,5%) adalah mineral yang paling umum di tubuh manusia, hampir semuanya ditemukan dalam tulang dan gigi. Tubuh akan menarik kalsium dari tulang (masalah yang menyebabkan seperti osteoporosis) jika tidak cukup unsur dalam tubuh seseorang.
• Fosfor (1%) dapat ditemukan pada bagian tulang, tetapi juga terdapat dalam molekul ATP, yang menyediakan energi dalam sel untuk menjalankan reaksi kimia.
• Kalium (0,25%) adalah elektrolit penting (yang berarti membawa muatan dalam larutan). Kalium membantu mengatur detak jantung dan sangat penting bagi sinyal listrik di saraf.
• Sulfur (0,25%) dapat ditemukan dalam dua asam amino yang penting untuk memberikan protein.
• Natrium (0,15%) adalah elektrolit yang sangat vital bagi sinyal listrik di saraf. Natrium juga mengatur jumlah air dalam tubuh.
• Klor (0,15%) biasanya ditemukan di dalam tubuh sebagai ion negatif, yang disebut klorida. Elektrolit ini penting untuk menjaga keseimbangan cairan.
• Magnesium (0,05%) merupakan unsur yang mempunyai peran penting dalam struktur kerangka dan otot.
• Besi (0,006%) merupakan unsur kunci dalam metabolisme (hampir semua makhluk hidup mengandung besi). Hal ini juga ditemukan dalam hemoglobin, yang merupakan pembawa oksigen dalam sel darah merah.
• Fluor (0,0037%) dapat ditemukan pada bagian gigi dan tulang.
• Seng (0,0032%) adalah unsur penting bagi semua bentuk kehidupan. Beberapa protein mengandung struktur yang disebut “jari seng” membantu untuk mengatur gen. Di negara berkembang, kekurangan seng telah dikenal sebagai penyebab dwarfisme.
• Tembaga (0,0001%) merupakan unsur penting sebagai donor elektron dalam reaksi biologis. Tanpa cukup tembaga, besi tidak akan berfungsi dengan baik dalam tubuh.
• Yodium (0.000016%) diperlukan untuk membuat hormon tiroid, yang mengatur tingkat metabolisme dan fungsi seluler lainnya. Kekurangan yodium dapat menyebabkan gondok dan kerusakan otak.
• Selenium (0.000019%) sangat penting untuk enzim tertentu, termasuk beberapa anti-oksidan.
• Kromium (0.0000024%) membantu mengatur kadar gula dengan berinteraksi dengan insulin.
• Mangan (0.000017%) sangat penting untuk enzim tertentu, khususnya mereka yang melindungi mitokondria, tempat di mana energi yang dapat digunakan dihasilkan di dalam sel dari oksidan berbahaya.
• Molibdenum (0.000013%) sangat penting untuk hampir semua bentuk kehidupan. Pada manusia, molibdenum berguna untuk mengubah belerang menjadi bentuk yang bermanfaat. Pada bakteri pengikat nitrogen, berguna untuk mengubah nitrogen menjadi bentuk yang bermanfaat.
• Cobalt (0.0000021%) terkandung dalam vitamin B12, berguna dalam pembentukan protein dan regulasi DNA.
4. Hubungan Biologi dengan Ekonomi
Hubungan antara biologi dengan ekonomi dapat terlihat jelas dibidang pertanian. untuk meningkatkan hasil pertanian kita telah mengenal dua kebijakan yang dijalankan pemerintah yaitu inteksifikasi pertanian dan ekstensifikasi pertanian. Inteksifikasi merupakan usaha untuk meningkatkan produksi pertanian dengan jalan mengoptimalkan penggunaan lahan pertanian yang ada, misalnya dengan pupuk, bibit unggul, irigasi yang teratur..
sekian dulu teman-teman ,, semoga bermanfaat bagi kita semuaa nya.... ???? SALAM BIOLOGI
Komentar
Posting Komentar